Berita

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto/Net

Politik

Didik Mukrianto: Aksi Terorisme Di Mabes Polri Mengancam Pertahanan Negara

RABU, 31 MARET 2021 | 19:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Markas Besar Polri disusupi terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan oleh aparat keamanan di pelataran Mabes Polri.

Terduga teroris berjenis kelamin perempuan itu membawa senjata api dan juga map berwarna kuning.

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto mengutuk tindakan teror tersebut dan pelaku teror di manapun musuh bagi masyarakat.


"Saya mengutuk keras tindakan teror di Mabes Polri dan di manapun. Tindakan teror dalam bentuk apapun harus diberantas. Tindakan brutal, tidak berperikemanusiaan, dan sangat keji ini adalah musuh bagi kemanusiaan dan tidak layak mendapatkan tempat di manapun,” ucap Didik kepada wartawan, Rabu (31/3).

Terkait teror di Mabes Polri, Didik mengatakan bahwa tindakan tersebut bukan hanya mengancam keamanan masyarakat. Tetapi juga mengancam kedaulatan pertahanan negara.

"Teror di Mabes Polri ini bukan hanya mengancam rasa aman masyarakat, tapi sudah mengancam kedaulatan dan pertahanan negara. Untuk itu aparat keamanan dan aparat negara harus melawan segala bentuk kekuatan teror ini. Dengan kekuatan, sinergi yang utuh dan langkah-langkah cepat, tepat dan terukur tidak akan mungkin negara kalah dengan teroris,” katanya.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, bahwa tindakan teror ini merenggut hak atas rasa aman warga negara.

"Tindakan teror ini bukan hanya merenggut hak hidup, tapi juga merenggut hak atas rasa aman yang dilindungi oleh instrumen HAM internasional, di antaranya Deklarasi Universal HAM dan Kovenan Hak Sipil dan Politik,” tegasnya.

Pihaknya meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung kinerja Polri dalam mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM berupa teror ini agar dapat diberantas jaringannya di seluruh Indonesia.

"Mari kita dukung sepenuhnya, setiap upaya Kepolisian untuk mengusut tuntas, mengidentifikasi, memitigasi dan memutus mata rantai jaringan terorisme ini agar terorisme bisa diberantas di negara tercinta ini," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya