Berita

Wasekjen DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan/Net

Politik

Orang Dekat SBY Tantang Moeldoko Beri Satu Bukti Pertentangan Ideologi Di Demokrat

SELASA, 30 MARET 2021 | 08:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang menyinggung adanya pertentangan ideologi di tubuh Partai Demokrat terus mendapat kecaman.

Wasekjen DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan dengan lantang meminta mantan panglima TNI itu untuk membuktikan apa yang dituduhkan.

Ossy, yang merupakan Staf Pribadi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendesak agar Moeldoko mengurai satu saja bukti mengenai pertentangan ideologi yang dimaksud.


“KSP Moeldoko, tunjukkan satu saja bukti nyata bahwa sedang terjadi pertentangan ideologis di tubuh Partai Demokrat kepemimpinan AHY. Jangan tebar fitnah dan hoax serta adu domba anak bangsa,” ujarnya, Selasa (30/3).

Dia menekankan bahwa ideologi Partai Demokrat telah dengan tegas dan gamblang ditekankan oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam jumpa pers. Bahwa Pancasila merupakan harga mati bagi Demokrat.

Sebaliknya, Ossy juga meminta Moeldoko untuk menjawab pertanyaan dari AHY mengenai ideologi yang sedang dianut Moeldoko. Apakah ideologi itu bersifat memecah belah melalui fitnah keji yang tidak bertanggung jawab.

Hal ini seiring kemauan Moeldoko menerima penobatan dari sekelompok orang yang mengklaim diri sebagai kader Demokrat dan melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) sepihak di Deliserdang.

“Tolong dijawab. Waktu dan tempat kami persilakan,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya