Berita

Ketua Pengurus Gema Keadilan Wulayah Sumatera Utara Syahrul Komara /Ist

Nusantara

Sikapi Teror Bom Makassar, Masyarakat Diminta Tidak Terjebak Propaganda Kebencian Antar Umat Beragama

SELASA, 30 MARET 2021 | 06:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menyikapi teror bom bunuh diri di depan Katedral Makassar masyarakat diminta tidak terjebak ke dalam propagnada kebencian antar umat beragama.

Ketua Pengurus Gema Keadilan Wulayah Sumatera Utara Syahrul Komara mengatakan, pihaknya mengecam keras segala bentuk tindakan yang mengarah pada teror.

Syahrul mengajaka masyarakat untuk tetap menjaga persaudaraan antar sesama bangsa.


"Menghimbau agar seluruh masyarakat tidak terjebak kedalam propaganda kebencian terhadap umat beragama apalagi mengait-ngaitkan dengan agama tertentu yang diakui di Indonesia, terkhusus  kepada umat Islam," demikian kata Syahrul, Senin (29/3).

Gema Keadilan, kata Syahrul meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas. Harapannya, kejadian yang menimpa masyarakat Makassar tidak terulang lagi.

"Menghimbau seluruh elemen bangsa dan masyarakat  untuk bersama menjaga ketentraman dan keamanan Bangsa Indonesia," demikian kata Syahrul.


Minggu (28/3) terjadi aksi teror berupa bom bunuh diri yang melibatkan sepasang suami istri sekitar pukul 10.28 WIB.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya