Berita

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Melki Laka Lena/RMOL

Politik

Apresiasi Kebijakan Larangan Mudik, Melki Laka Lena: Pengorbanan Umat Jaga Tren Positif Penanganan Covid-19

SABTU, 27 MARET 2021 | 20:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengapresiasi keputusan pemerintah melarang mudik lebaran tahun 2021.

Menurut Melki, kebijakan pemerintah itu semata-mata untuk memastikan pengendalian penyebaran virus corona baru (Covid-19) bisa tetap dilakukan secara disiplin.

Politisi Golkar ini menyadari bahwa mudik lebaran sudah menjadi tradisi Umat Islam dan seluruh masyarakat Indonesia.


Meski demikian, dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, seluruh masyarakat harus berkorban untuk menundka mudik.

"Memang dalam sitasi pandemi saat ini sudah tahun kedua tidak bisa mudik lebaran. Ini pengorbanan umat Islam dan seluruh rakyat untuk menjaga tren positif penanganan Covid-19 agar bisa terus berjalan baik," demikian kata Melki kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu malam (27/3).

Melki juga mendorong berbagai pihak seperti pemerintah, tokoh agama dan pemimpin perusahaan agar gencar mensosialisasikan penerapan protokol Covid-19. Apalagi, kata Melki program vaksinasis juga terus digalakkan.

"Sosialisasi tokoh agama, pemerintah, pemimpin perusahaan, masyarakat tetap disipin merepakan 5 M dan 3 T. Tujuannya bisa dipahami dan dilaksanakan dan bisa dipatuhi masyakarat," demikian kata Melki.

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengatakan bahwa pemerintah telah memutuskan mearang mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021.

Alasannya, untuk memastikan pengendalian Covid-19 dapat terus berjalan. Pada setiap momen libur panjang kasus Covid-19 biasanya mengalami peningkatan signifikan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya