Berita

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Rahmad Handoyo/Net

Politik

Pemerintah Larang Mudik, Anggota DPR PDIP: Langkah Tepat Dan Bijaksana

JUMAT, 26 MARET 2021 | 17:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah memutuskan untuk melarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021 dengan pertimbangan mencegah risiko penyebaran pandemi Covid-19. Sejumlah kalangan termasuk anggota dewan mengapresiasi langkah yang diambil pemerintah tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan, kebijakan pelarangan mudik yang diambil pemerintah merupakan langkah yang tepat dan bijaksana.

"Kita apresiasi dan kita sambut baik keputusan pemerintah melarang mudik lebaran. Mengingat saat ini kita belum bisa kendalikan pandemi maka kebutusan ini adalah tepat dan bijaksana," ucap Rahmad kepada wartawan, Jumat (26/3).


Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan itu menambahkan, data dari WHO pada pekan-pekan ini tren kenaikan angka positif Covid-19, meskipun kebijakan PPKM skala mikro telah menunjukan hasil positif dengan ditandai di beberapa daerah sudah mulai melandai dan tren secara nasional  melandai juga.

"Namun meskipun melandai bukan berati kita berpuas diri dengan melonggarkan, tapi justru ini menambah semangat kita bersama untuk bergotong royong melawan Covid-19," katanya.

Menurut Rahmad, pemerintah sebenarnya sudah lama mengambil keputusan memangkas cuti liburan lebaran sebagai langkah untuk antisipasi kenaikan dari dampak libur panjang.

"Dari evaluasi libur panjang selalu diikuti kenaikan paparan yang meningkat. Maka ditambah dengan melarang mudik lebaran saya kira langkah tepat dan bijaksana," imbuhnya,

Legislator asal Boyolali itu menambahkan, pengendalian Covid-19 tidak cukup sebatas menerapkan protokol kesehatan, namun perintah Indonesia menjadi salah satu negara yang terdepan dalam program vaksinasi dibandingkan negara tetangga maupun negara lainnya.

"Terbukti sudah adanya komitmen pengadaan vaksin serta program vaksin sudah direncanakan jauh hari dan sedang dalam proses berjalan, saya yakin bila protokol kesehatan berjalan dengan baik serta vaksinasi bisa sukses maka kita akan mampu mengendalikan pandemi dengan baik," ucap Rahmad.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya