Berita

Wakil Ketua Komisi V, Syarief Abdullah Al Kadrie/Net

Politik

Sambut Baik Larangan Mudik Lebaran, Pimpinan Komisi V DPR: Kita Belum Aman

JUMAT, 26 MARET 2021 | 15:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah melalui Kementerian PMK telah mengeluarkan kebijakan untuk mélarang mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Hal ini bertujuan untuk menekan risiko penularan dan penyebaran Covid-19.

Kebijakan ini disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarief Abdullah Al Kadrie. Menurutnya, keputusan ini dianggap baik untuk meminimalkan potensi penyebaran covid-19.

"Soalnya kita ini kan belum aman," kata Syarief lewat keterangannya, Jumat (26/3).


Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Kalimantan Barat itu menambahkan, saat ini kondisi penyebaran Covid-19 di Indonesia dinilai belum terkendali. Sementara, upaya menekan penyebaran masih belum maksimal.

"Jumlah vaksinasi kan juga belum mencapai separuh (target vaksinasi),” imbuhnya.

Sehingga Syarief khawatir jika masyarakat diizinkan mudik pada tahun ini maka penyebaran kasus Covid-19 bakal kembali meningkat, yang dapat memperberat tugas pemerintah.

"Mereka yang datang itu terdampak (terpapar Covid-19) membuat kerepotan di daerah yang mereka datangi,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta memaklumi dan mematuhi keputusan pemerintah tersebut. Pilihan ini semata untuk melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19.

"Ini dalam rangka untuk mencegah kemudaratan yang lebih besar. Jadi mudarat itu lebih utama untuk dicegah," kata dia.

Dia menyebutkan, perayaan Idul Fitri bisa tetap dilakukan tanpa harus pulang kampung. Masyarakat dinilai tetap bisa merayakan kemenangan dengan pemanfaatan teknologi.

"Kalau mau melepas kangen kan bisa video call, telepon. Saya kira sudah tidak ada batas-batas itu," pungkas Syarief.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya