Berita

Kendaraan taktis milik Koopsus berhenti di depan gang Markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat/Net

Hukum

Ungkit Koopsus TNI Datang Ke Petamburan, Habib Rizieq: Tidak Bergerak Kecuali Perintah Presiden

JUMAT, 26 MARET 2021 | 15:14 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Habib Rizieq Shihab melanjutkan sidang dengan agenda pembacaan eksepsi alias nota pembelaan di Pengadilan Negri Jakarta Timur.

Dalam nota pembelaannya, Habib Rizieq sempat mengungkit pasukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI yang terdiri dari unsur pasukan elit yakni Kopassus AD, Marinir AL serta Paskhas AU mendatangi markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Pasukan Koopsus ini tidak bergerak kecuali dengan Perintah Presiden," kata Habib Rizieq dalam eksepsi yang dibacakan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (26/3).


Komandan Koopssus (Dankoopssus) Mayjen TNI Richard Tampubolon sebelumnya menjelaskan, jika konvoi kendaraan Koopsus tersebut dalam rangka kembali ke markas. Namun menurut Habib Rizieq, meskipun hanya melintas dan sebentar berhenti persis di depan mulut gang markas FPI dia merasa bahwa kegiatan Koopsus tersebut sebagai teror.

"Kedatangan Koopsus di Petamburan walaupun hanya lewat sambil berhenti sebentar di mulut Gang Markas Besar FPI, tapi sempat menakutkan warga. Ini adalah teror untuk saya dan keluarga serta para tetangga saya di Petamburan," tandas Habib.

Sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) 42/2019  pasal 46B, Koopsus bertugas menyelenggarakan operasi khusus dan kegiatan yang mendukung pelaksanaan operasi khusus.

Operasi yang dimaksud membutuhkan kecepatan dan keberhasilan tinggi guna menyelamatkan kepentingan nasional. Baik itu di dalam maupun di luar wilayah Indonesia.

Sebelumnya, pada Kamis 19 November 2020 yang lalu, sejumlah anggota pasukan elite yang tergabung dalam Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI mendatangi markas Front Pembela Islam di Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Terlihat sejumlah mobil dinas TNI yang dikawal satu patroli motor melintas di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Mobil dinas TNI tersebut menghentikan kendaraannya di depan gang Markas FPI sambil membunyikan sirene. Tak lebih dari dua menit, sejumlah mobil dinas TNI tersebut kembali melanjutkan perjalanan.






Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya