Berita

Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Letjen (Purn) Syarwan Hamid/Net

Politik

Eks Mendagri Syarwan Hamid Wafat, PA 212 Turut Berduka Dan Panjatkan Doa

KAMIS, 25 MARET 2021 | 08:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Letjen (Purn) Syarwan Hamid dikabarkan meninggal dunia.

Dalam sebuah pesan singkat yang beredar di WhatsApp Group, Syarwan Hamid dikabarkan meninggal dunia karena sakit.

“Asslamulaikum wrwb, innalilahi wainnaillaihi rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah menghadap Sang Khalik dengan tenang dan husnul khotimah Almarhum Suami Bapak Letjend (Pur) H Syarwan Hamid Bin Abdul Hamid,” bunyi pesan tersebut, Kamis (25/3).


Ucapan turut berduka juga muncul dalam selebaran yang dibuat oleh Presidium Alumni (PA) 212. Mereka menyamoaikan duka cita mendalam atas wafatnya Syarwan Hamid

“Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Semoga Allah SWT merahmati dan meninggikan derajad beliau,” begitu doa PA 212 dalam flyer yang diterima redaksi.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Benni Irawan mengatakan, Syarwan meninggal sekitar pukul 03.30 di Rumah Sakit Yudhistira Cimahi, Jawa Barat.

Semasa hidup, Syarwan Hamid dikenal sebagai orang yang meniti karir di dunia militer hingga menjabat sebagai Kepala Staf Sosial Politik Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Dia juga aktif sebagai tokoh gerakan Pelajar Islam Indonesia.

Pria kelahiran Siak, Riau, 10 November 1943 itu wafat dalam usia 77 tahun. Di bidang politik, dia juga penah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri pada Kabinet Reformasi Pembangunan dan sebelumnya menjadi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat hasil Pemilu 1997.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya