Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono/Net

Presisi

Siap Kawal PSU, Polri: Kerawanan Sudah Kami Prediksi

RABU, 24 MARET 2021 | 21:03 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah menyiapkan skema pengamanan terhadap pemungutan suara ulang (PSU) pada beberapa TPS di 16 daerah yang menggelar Pilkada 2020.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, Polri juga sudah melakukan pemetaan terhadap daerah yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Dalam pengamanan Pilkada, Polri menggelar operasi mantap praja. Dan mengenai PSU itu sudah di antisipasi, sehingga polri siap amankan PSU pada beberapa tempat, sesuai keputusan MK," kata Rusdi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/3).


Rusdi mengaku tidak ada strategi khusus untuk mengamankan wilayah yang dikategorikan rawan seperti Boven Digoel, Papua dan beberapa wilayah yang ada di bumi Cendrawasih itu. Sebab, Rusdi menekankan semua kerawaan telah diidentifikasi dan dipelajari oleh Polri.

"Kerawanan itu sudah di identifikasi oleh Polri, sehingga pengamanan yang dilakukan dengan mengantisipasi kerawanan tersebut," jelas Rusdi.

MK memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pada beberapa TPS di sejumlah daerah yang menggelar Pilkada 2020. Ada 16 daerah yang diperintahkan melakukan pemungutan suara ulang.

Pemungutan suara ulang itu harus digelar di beberapa TPS, di antaranya di Pilgub Jambi, Pilwalkot Banjarmasin, Pilbup Indragiri Hulu, Pilbup Labuhanbatu, Pilbup Labuhanbatu Selatan dan Pilbup Mandailing Natal. Juga di Pilbup Penukal Abab Lematang Ilir, Pilbup Rokan Hulu, Pilbup Yalimo, Pilbup Teluk Wondama, Pilgub Kalsel, Pilbup Halmahera Selatan, Pilbup Morowali Utara, Pilbup Nabire, dan Pilbup Boven Digoel.


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya