Berita

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan saat memberikan pidato kebangsaan/Repro

Politik

Polarisasi Tak Bisa Dibiarkan, Zulhas: Elite Harus Minta Maaf Ke Masyarakat

RABU, 24 MARET 2021 | 20:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Keterbelahan masyarakat alias polarisasi efek dari Pemilihan Presiden 2019 tidak bisa dibiarkan. Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menyarankan agar pemerintah melakukan beberapa hal.

"Pertama yakni melakukan rekonsilisasi nasional untuk mengembalikan keutuhan dalam berbangsa dan bernegara," kata Zulkifli dalam pidato kebangsaan secara virtual, Rabu (24/3).

Untuk mewujudkan ini, Zulhas menyarankan agar para elite politik meminta maaf kepada masyarakat serta berjanji tidak menggunakan politik identitas, politik agama dan politik SARA.


"Para elite harus minta maaf kepada masyarakat. Mulai hari ini masyarakat harus diajak bersatu kembali menguatkan kembali spirit sila ke-3 Pancasila yakni "Persatuan Indonesia" tekan Zulhas sapaan akrabnya.

Kedua, spirit bhineka tunggal ika dan nasionalisme yang berketuhanan harus digaungkan kepada seluruh masyarakat sebagai landasan ideologi yang final bagi bangsa Indonesia.

"Polarisasi yang terjadi menyebabkan kebingunan di tengah masyarakat untuk berpegang teguh pada ideologi mana yang harus diacu," ungkap Zulhas.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya