Berita

Vaksin AstraZaneca/Net

Politik

PBNU: Masuk Kategori Hifdzun Nafs, Menggunakan Vaksin AstraZaneca Bukan Diperbolehkan Tapi Wajib

RABU, 24 MARET 2021 | 13:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Vaksin AstraZaneca masih menjadi polemik di kalangan masyarakat, terkait kehalalan dan kesucian vaksin tersebut.

Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini menyampaikan dalam konteks vaksinasi yang saat ini dilakukan pemerintah memiliki kedudukan yang tinggi dalam agama.

“Vaksinasi ini masuk ke dalam kategori hifdzun nafs atau upaya menjaga jiwa yang menjadi salah satu prinsip mendasar dari ajaran Islam,” ucap Faishal dalam keterangannya, Rabu (25/3).


Faishal menambahkan, bagi masyarakat yang telah divaksin, merupakan para pahlawan kemanusiaan yang telah berpartisipasi dalam konteks mencegah dan menekan penyebaran virus Covid-19.

“Siapapun yang mau menjadi relavan dalam program vaksinasi, merekalah yang disebut sebagai pahlawan kemanusiaan,” katanya.

Pada prinsipnya, kata dia, penggunaan vaksin AstraZaneca dalam kendisi sebagaimana yang kita tahu, yakni kondisi darurat, bukan saja diperbolehkan, bahkan masuk ketegori wajib.

“Ini tentu berdasarkan kajdan ilmiah dari para ulama. Lembaga Bathsul Masail PWNU Jatim telah melakukan kajian yang menyatakan bahwa vaksin AstraZeneca suci dań halal. Bahkan, bukan hanya melakukan kajian, para ulama NU di Jatim sudah melakukan vaksinasi dengan menggunakan vaksin AstraZeneca,” terangnya.

Menurutnya, terkait vaksin AstraZaneca tidak ada yang perlu diperdebatkan lebih jauh tentang status kesucian dań kehalalan.

“Mari kita sinergikan kekuatan dań energi untuk bersama-sama berupaya memutus mata rantai pandemi. Kita tentu merindukan kehidupan normal, anak-anak kembali bisa bersekolah, ekonomi membaik, rumah ibadah ramai dengan aktivitas peribadatan, dan segala bentuk kehidupan normal lainnya. Itu semua bisa dicapai salah satunya dengan program vaksinasi ini,” tuturnya.

Pihaknya mengajak mengajak seluruh warga Indonesia, umat muslim, dan khususnya warga NU untuk sepenuhnya mendukung dan berpartisipasi dalam program vaksinasi ini.

“Ini merupakan ikhtiyar lahiriah dan jasmani yang penting untuk berjihad memerangi wabah Covid-19,” tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya