Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

ProDEM: Utang Di Era Jokowi Sudah Tembus Rp 6.361 Triliun, Yakin Mau 3 Periode?

RABU, 24 MARET 2021 | 12:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Utang di era Presiden Joko Widodo secara konsisten terus meroket. Per Februari 2021 lalu, Kementerian Keuangan merilis bahwa utang Indonesia sudah mencapai angka Rp 6.361 triliun.

Angka yang melonjak hingga Rp 1.412,82 triliun jika dibandingkan periode Februari 2020 yang sebesar Rp 4.948,18 triliun ini membuat Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule kaget.

Ini lantaran Jokowi yang sudah menjabat satu periode lebih satu tahun tidak kunjung membuktikan bahwa dirinya mampu membawa ekonomi Indonesia meroket hingga ke angka 7 persen. Sebaliknya, justru utang yang malah meroket.


Dia pun mempertanyakan keyakinan para pendukung Jokowi yang kini tengah gencar mewacanakan jabatan presiden 3 periode. Bahkan ada juga yang menyerukan duet Jokowi dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Alamak! Utang di era pemerintahan Jokowi sudah tembus Rp 6.361 triliun. Baru 1 periode plus 1 tahun, yakin mau 3 periode?” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (24/3).

Menurutnya, jumlah utang tersebut semakin meyakinkan publik bahwa wacana presiden 3 periode tidak elok didengungkan.

Bagi Iwan Sumule, utang yang terekam mengalami penambahan sebesar Rp 127,86 triliun dalam waktu sebulan itu, sudah cukup menjadi referensi bagaimana kehidupan masyarakat ke depan.

“Tentu rakyat tambah miskin dan hancur negara. Apalagi bansos untuk rakyat miskin saja dikorupsi. Sampai kapan mau berdiam? Terus sabar? Asli kesal!” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya