Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS: Korea Utara Luncurkan Dua Rudal Jarak Pendek Usai Kunjungan Menlu Blinken

RABU, 24 MARET 2021 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Utara dilaporkan melakukan uji coba beberapa rudal balistik jarak pendeknya, beberapa hari setelah pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) melakukan kunjungan ke Korea Selatan.

Dilaporkan AFP, seorang pejabat AS pada Selasa (23/3) mengungkap, dua rudal ditembakkan pada Minggu (21/3).

Tidak seperti biasanya, baik Korea Selatan dan Korea Utara tidak memberikan informasi mengenai peluncuran rudal. Hal yang sama juga dilakukan oleh AS, meski mengaku telah mendeteksi peluncuran tersebut.


Pakar Korea Utara dari Stimson Center, Martyn Williams menyebut keheningan tersebut sebagai "penasaran".

"Korea Utara biasanya mengumumkan tes seperti itu setelah fakta melalui media pemerintah tetapi tidak kali ini. Tes biasanya juga dilaporkan cukup cepat setelah dilakukan melalui media Jepang dan Korea, tapi tidak ada," ujarnya.

Pakar Korea Utara lainnya, Jeffrey Lewis, mengatakan bahwa tes tersebut mungkin dilakukan terhadap rudal jelajah pertahanan pantai jarak pendek.

"Jika memang begitu, itu adalah respons yang cukup ringan terhadap latihan militer AS-ROK," katanya, mengacu pada Republik Korea.

Menurut para pengamat, peluncuran rudal itu menjadi tantangan sederhana bagi pemerintahan baru Presiden Joe Biden, sama seperti upaya pembukaan untuk terlibat dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dalam pembicaraan tentang denuklirisasi.

Peluncuran itu dilakukan hanya beberapa hari setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin mengunjungi Jepang dan Korea Selatan untuk membahas aliansi dan keamanan di kawasan. Mereka juga membahas Korea Utara yang dipandang sebagai ancaman utama.

Sebelumnya, AS dan Korea Selatan juga melakukan latihan gabungan pada 8 hingga 17 Maret, yang memancing kemarahan Pyongyang.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya