Berita

Duta Besar Inggris untuk Tiongkok. Caroline Wilson/Net

Dunia

Ikut-ikutan Beri Sanksi, Dubes Inggris Ditegur Kemenlu China

RABU, 24 MARET 2021 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perang sanksi antara China dengan sejumlah negara barat berbuntut pada pemanggilan Duta Besar Inggris untuk Tiongkok.

Wakil Menteri Luar Negeri Qin Gang memanggil Dubes Caroline Wilson pada Selasa (23/3) waktu setempat.

Pemanggilan Dubes Wilson dilakukan setelah Inggris turut bergabung dalam kampanye sanksi yang dijatuhkan terhadap pejabat China terkait masalah pelanggaran ham di Xinjiang.


Kementerian Luar Negeri China memanggil dubes Inggris untuk mengajukan kecaman keras. Kemenlu menekankan bahwa China akan membuat tanggapan yang diperlukan dan adil atas tindakan Inggris tersebut.

Inggris mengikuti langkah yang dilakukan uni Eropa, Kanada dan AS, yang menjatuhkan sanksi kepada China pada Senin (22/3).

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Inggris mengatakan bahwa China pasti akan membalas dengan tindakan balasan, dan mendesak Inggris untuk menarik kembali keputusannya, atau hubungan bilateral dapat rusak.

"China tidak mengambil inisiatif untuk memprovokasi konfrontasi atau menyerang orang lain. Namun, kami tidak akan membiarkan diri kami dieksploitasi. Kami akan dengan tegas melawan," kata kedutaan dalam dokumen yang dikirim ke Global Times.

"China dengan hati-hati mempelajari pernyataan sanksi inggris dan akan membuat tanggapan yang sesuai pada waktunya," kata kedutaan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya