Berita

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia/Net

Politik

Punya Capres Sendiri, Golkar Belum Tertarik Usung Anies Atau Ganjar Di 2024

SELASA, 23 MARET 2021 | 20:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar sejauh ini masih menghendaki sosok calon presiden 2024 dari internal partai.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia merespons munculnya nama-nama calon pemimpin milenial yang moncer di survei, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, hingga Ridwan Kamil.

"Sekarang kan kami punya calon atau kader sendiri, pimpinan sendiri. Tentu itu akan menjadi prioritas kami untuk mempertimbangkan secara resmi untuk dicalonkan sebagai capres,” ucap Doli di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3).


Internal Golkar juga sejauh ini belum ada pembahasan terkait sejumlah nama yang muncul di luar partai untuk dijadikan capres atau cawapres 2024.

“Belum-belum. Jadi kami (membahas) capres saja belum, apalagi cawapresnya,” tutupnya.

Belakangan, nama Anies Baswedan, Ganjar Pranowo serta beberapa pimpinan daerah lain muncer di riset lembaga survei. Salah satu yang paling hangat adalah hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan nomor satu sebagai kandidat capres pilihan.

Anies unggul dengan 15,2 persen, Ganjar Pranowo 13,7 persen, Ridwan Kamil 10,2 persen, Sandiaga Uno 9,8, dan Prabowo Subianto 9,5 persen. Survei ini dilakukan Indikator terhadap pemilih berusia 17-21 tahun pada 4-10 Maret.

Survei dilakukan dengan metode simple random sampling sebanyak 206.983 responden yang terdistribusi secara acak dengan sampel yang berhasil diwawancara sebanyak 1.200 responden. Margin of error sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya