Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani/Net

Politik

Sri Mulyani Ternyata Rajin Hapus SMS 'Anda Butuh Dana Cepat'

SELASA, 23 MARET 2021 | 15:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penawaran utang cepat melalui short message service (SMS) di telepon seluler ternyata tidak hanya dirasakan rakyat biasa. Seorang Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengaku handphone-nya “diserang” SMS tersebut.

Dalam sebuah diskusi online yang digelar pada hari ini, Selasa (23/3), Sri Mulyani menjelaskan mengenai kemajuan teknologi di sektor keuangan yang mulai bergerak. Khususnya teknologi finansial atau fintech yang membuat masyarakat semakin mudah mencari pinjaman. Bahkan sekedar melalui perangkat handphone.

Sri Mulyani turut mengurakan bahwa dirinya juga kerap menerima penawaran utang cepat melalui SMS. Saking kesalnya dengan intensitas SMS yang masuk per hari, Sri Mulyani bahkan harus meluangkan waktu untuk menghapus pesan-pesan tersebut.


"Sekarang banyak yang menawarkan anda butuh dana cepat? Itu setiap hari saya hapus kayak gitu. Ada yang Anda butuh Rp 1 juta, Rp 5 juta, kalau punya BPKB rumah atau jaminan lainnya," katanya.

Bagi Menkeu berpredikat terbaik dunia tersebut, apa yang dialaminya dan masyarakat Indonesia ini merupakan sisi lain dari dampak kemajuan teknologi.

Untuk itu, dia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator untuk terus melakukan edukasi masyarakat untuk mengetahui fintech yang legal dan ilegal. OJK perlu mengurai produk-produk mana saja yang diawasi atau tidak diawasi.

“Fintech sekarang sudah muncul seperti tengkulak coming to your handphone,” urainya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya