Berita

Ganjar Pranowo/Repro

Nusantara

Aktivis 90-an Bakal Deklarasikan Dukungan Ke Ganjar Pranowo

SELASA, 23 MARET 2021 | 15:37 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebagian eks aktivis 90-an menilai, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, merupakan tokoh yang paling layak untuk dijagokan dalam Pilpres 2024 mendatang. Sebab, GP dinilai mampu mewarisi visi misi dan strategi  pembangunan yang diletakkan oleh pemerintahan Jokowi.

"Sudah sewajarnya jika pemerintahan mendatang merupakan kesinambungan dari pemerintahan saat ini. Meneruskan  apa yang sudah baik dan meningkatkan apa yang masih perlu ditingkatkan," kata Aan Rusdianto, mantan aktivis PRD yang pernah menjadi korban penculikan Tim Mawar di era Orde Baru, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (22/3).

Menurut Aan, PDIP sebagai partai pemenang Pemilu harus menentukan figur yang tepat untuk diusung dalam Pilpres 2024. Sebab, Indonesia pasca Jokowi memiliki segudang tantangan yang tidak mudah, khususnya dalam hal pemulihan ekonomi yang terdampak oleh pandemi covid-19.


"Untuk menghadapi masa-masa yang berat, kita perlu figur yang kuat, berpengalaman, dan diterima banyak orang," ungkapnya.

Berdasarkan analisa yang dilakukan Aan dan kawan-kawan, GP merupakan figur berlatarbelakang nasionalis yang memiliki tingkat akseptansi (penerimaan) yang tinggi di berbagai lapisan masyarakat, termasuk pada kelompok-kelompok Islam dan kalangan oposisi.

"Akan lebih komplit lagi jika GP dipadukan dengan tokoh non-Jawa yang berlatarbelakang santri," ujarnya.

Dalam waktu dekat, Aan dan mantan-mantan aktivis 90-an akan mendeklarasikan GP-2024, sebuah gerakan relawan yang dibentuk untuk menjawab keingintahuan publik mengenai sosok Ganjar Pranowo. Ia sendiri telah ditunjuk oleh forum rapat mantan aktivis sebagai Ketua Umum hingga dilaksanakannya kongres organisasi tersebut pada tahun depan.

"Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan!," pungkas Aan sambil mengepalkan tangan kiri.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya