Berita

Anggota Mahasiswa Pemerhati Migas, Syahroni, melaporkan politikus Gerindra ke MKD DPR RI/Ist

Politik

Laporkan Rahmat Muhajirin Terkait Pencurian 21,5 Ton BBM Ke MKD, Syahroni: Saya Ingin Marwah Dan Kehormatan Lembaga Tetap Terjaga

SELASA, 23 MARET 2021 | 14:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota DPR RI fraksi Gerindra, Rahmat Muhajirin, dilaporkan kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) terkait dugaan pencurian 21,5 ton BBM jenis solar dari Single Point Mooring (SPM) milik PT Pertamina.

Menurut anggota Mahasiswa Pemerhati Migas, Syahroni, yang melaporkan Rahmat Muhajirin, hal tersebut didasari atas penangkapan yang dilakukan Ditpolair Baharkam Polri terhadap Kapal PT Putra Harapan di perairan Tuban, Jawa Timur, beberapa hari lalu.

“Dalam pelaporan ini saya mempunyai niat yang mulia terhadap lembaga DPR RI, agar marwah dan kehormatan lembaga tersebut tetap terjaga. Jika memang ada dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggotanya, maka sepatutnya MKD segera mengambil tindakan sesuai dengan porsinya,” ucap Syahroni di MKD, Selasa (23/3).


Syahroni berharap MKD bersikap profesional dalam menangani pelaporan terkait adanya dugaan pencurian 21,5 ton BBM di perairan Tuban yang diduga melibatkan Rahmat Muhajirin.

“Sudah selayaknya MKD bekerja secara maksimal dalam menerima setiap laporan dari masyarakat. Saya berharap agar MKD dapat memproses laporan ini dengan sebaik-baiknya dan mampu bekerja secara profesional dalam mengungkap benar tidaknya bahwa adanya keterkaitan dugaan keterlibatan anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Gerindra Bapak H Rahmat Muhajirin dalam kasus pencurian solar di Tuban,” tandasnya.

Pada Minggu (15/3), tim gabungan Ditpolairud Korpolairud Baharkam Polri telah melakukan tangkap tangan terhadap kapal Putra Harapan di perairan Tuban yang diduga melakukan pencurian 21,5 ton BBM jenis solar dari Single Point Mooring (SPM) milik PT Pertamina.

Penangkapan itu diduga melibatkan oknum anggota DPR dari Fraksi Gerindra.

Direktur Polair Baharkam Mabes Polri, Brigjen Yassin Kosasih mengatakan, saat ini pihaknya memang tengah mengembangkan penyidikan kasus tersebut secara bertahap. Dimulai dari pendalaman tersangka hingga tidak menutup kemungkinan mengarah kepada perusahaan di mana para tersangka bekerja.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya