Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Dukungan Pesantren Makin Masif, PKB Optimistis Berjaya Pada 2024

SELASA, 23 MARET 2021 | 08:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Agenda politik pada 2024 disambut dengan keyakinan tinggi oleh jajaran Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Diyakini, PKB akan meraih kejayaan di pesta demokrasi 2024.

Keyakinan ini muncul karena, menurut pengakuan Wakil Ketua DPW PKB Jatim Anik Maslachah, PKB semakin mendapat dukungan dari pesantren.

Hal ini dinyatakan Anik Maslachah saat DPW PKB Jatim usai menggelar rapat koordinasi dengan seluruh DPC PKB Kabupaten/Kota di Jatim untuk evaluasi terkait hasil Pilkada serentak 2020 dan melihat peta Pileg 2024.


"Kami bersyukur semakin banyak kiai pondok pesantren di Jatim yang memberikan dukungan kepada PKB secara lebih masif, sehingga kami lebih optimis dalam menghadapi agenda politik tahun 2024 mendatang," kata Wakil Ketua DPRD Jatim ini, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (23/3).

Berdasarkan kondisi faktual, lanjut politikus asal Sidoarjo ini, dukungan sejumlah kiai pondok pesantren kepada PKB juga semakin massif. Hal itu terekam dari survei Litbang Kompas beberapa waktu lalu.

"Itu juga yang menjadikan ID PKB berdasarkan hasil survei Kompas naik menempati peringkat 3, di bawah PDI Perjuangan dan Gerindra. Padahal pada 2019 masih di peringkat 4," lanjutnya.

Sementara itu, terkait kabar majunya Muhaimin Iskandar mencalonkan sebagai Ketua PBNU, posisi Ketua DPP PKB digadang-gadang akan diberikan kepada kakaknya, Abdul Halim Iskandar, yang saat ini menjabat Menteri Desa dan Daerah Tertinggal.

"Kami belum mendengar itu. Sebab Ketum itu masih 4 tahun masa baktinya dan Gus Halim masih 5 tahun, sehingga secara formal pembicaraan tidak ada. Tetapi apakah itu mungkin, segalanya itu tidak ada hal yang tak mungkin, kan ini kemungkinan," kelakar perempuan murah senyum ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya