Berita

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo/RMOLSumut

Politik

Bicara Impor Beras, Mentan Syahrul: Serap Dulu Gabah Kita

SENIN, 22 MARET 2021 | 20:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana impor beras menjadi salah satu topik yang sempat disinggung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memberikan kuliah umum di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Sumatera Utara, Senin (22/3).

"Yang aku minta serap dulu gabah kita," katanya di hadapan ratusan mahasiswa seperti dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Dalam kuliah umum tersebut, Syahrul berulang-ulang menegaskan jika mahasiswa Polbangtan menjadi sosok-sosok yang andil dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian di Indonesia.


Kualitas yang menurutnya juga menjadi penentu dalam menyejahterakan masyarakat Indonesia yang hidup di negara agraris. Para mahasiswa harus terus berinovasi agar pertanian terus maju dan mampu bersaing dengan negara lain.

Jika hasil pertanian baik dari sisi kualitas dan kuantitas sangat baik, maka Indonesia logikanya tidak perlu melakukan import untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

"Kalau jumlahnya bagus, kualitasnya bagus ya logikanya tidak boleh impor," sebutnya lagi.

Diketahui Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi berencana untuk mengimpor 1 juta ton beras. Alasannya, impor ini bukan karena pasokan beras yang kurang.

Akan tetapi menjadi mekanisme pemerintah untuk menjaga cadangan beras yang dimiliki Bulog. Pasalnya, Bulog diharuskan memiliki cadangan beras pemerintah (CBP) sebesar 1 juta ton hingga 1,5 juta ton.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya