Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

AHY Masuk Capres Pilihan Anak Muda, DPP Demokrat: Ini Kabar Baik

SENIN, 22 MARET 2021 | 16:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masuknya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden pilihan anak muda dalam survei Indikator Politik Indonesia disambut positif oleh DPP Partai Demokrat.

"Terima kasih untuk atensi dan apresiasi kaum milenial terhadap kerja-kerja nyata Partai Demokrat dan Ketum AHY membantu rakyat selama setahun terakhir ini," ujar Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (22/3).

Herzaky mengatakan, AHY memang bukanlah pejabat publik seperti tokoh-tokoh lainnya yang masuk kategori capres pilihan anak muda untuk Pemilu 2024 mendatang.


Namun, bagi Demokrat, itu merupakan prestasi tersendiri lantaran AHY tetap konsisten menempati enam besar karena tokoh yang lainnya terbantu popularitasnya oleh jabatan publik tersebut.  

"Ketum kami bukan merupakan pejabat publik, tetapi secara konsisten menempati posisi cukup tinggi dalam berbagai survei, di antara para pejabat publik yang memiliki segala fasilitas dan infrastruktur sehingga selalu disorot oleh publik," kata Herzaky.

"Tentunya ini merupakan kabar baik bagi kami," imbuhnya menegaskan.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia tersebut, kata Herzaky, juga memacu Demokrat untuk terus melanjutkan kerja-kerja nyata partai. Menurut dia, tidak ada kata berhenti bagi Partai Demokrat untuk memperjuangkan aspirasi dan harapan rakyat.

"Karena mereka pulalah, Ketum AHY dan Partai Demokrat mendapatkan elektabilitas yang cukup baik sampai dengan saat ini. Tentunya kepercayaan rakyat harus kami jaga dengan baik," pungkasnya.

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia sebelumnya merilis temuan baru terkait calon presiden pilihan anak muda Indonesia untuk Pilpres 2024. Temuan terbaru itu didapati 17 tokoh sebagai berikut:

Anies Baswedan 15,2 persen
Ganjar Pranowo 13,7 persen
Ridwan kamil 10,2 persen
Sandiaga uno 9,8
Prabowo Subianto 9,5 persen
Agus Harimurti Yudhoyono 4,1 persen
Erick Thohir 1,5 persen
Tito Karnavian 1,2 persen
Puan Maharani 1,1 persen
Gatot Nurmantyo 0,8 persen
Khofifah Indar Parawansa 0,7 persen
Maruf Amin 0,4 persen
Budi Gunawan 0.4 persen
Bambang Soesatyo 0,4 persen
Airlangga Hartanto 0,2 persen
Mahfud Md 0,2 persen
Muhaimin Iskandar 0,0 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya