Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri saat memberikan kuliah umum di Universitas Padjajaran/Repro

Hukum

Di Unpad, Firli Bahuri Ungkap Penyebab Korupsi Hingga Merembet Ke Poligami

MINGGU, 21 MARET 2021 | 17:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Edukasi untuk memerangi bahaya korupsi terus digungkan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri.

Seperti yang disampaikan di depan mahasiswa Universitas Padjajaran, Bandung beberapa waktu lalu, Firli Bahuri mengungkap setidaknya ada beberapa hal timbulnya perilaku korupsi.

Faktor keserakahan menjadi penentu seseorang berlaku koruptif. Menurutnya, meski hidup berkecukupan, koruptor selalu merasa tidak puas. Tak cuma soal materi, ketidakpuasan ini juga memicu hal lain.


"Istrinya pun tidak satu, ini empiris. Kalau pun punya istri satu, pacarnya lebih dari satu,” tegas Firli Bahuri merujuk Gone Theory yang dikemukakan Jack Bologne.

Keserakahan ini beririsan dengan kebutuhan gaya hidup. Dikatakan Firli, hal yang membuat koruptor merasa tidak pernah cukup adalah soal gaya hidup.

“Seharusnya cukup kebutuhan dengan satu istri, tapi karena istrinya lebih dari satu maka bertambah kebutuhannya,” sambungnya.

Hal lain yang menjadi pemicu praktik rasuah adalah soal kekuasaan. Dengan memiliki kekuasaan,para oknum pejabat bisa leluasa emmbuat kebijakan yang bisa memberi ruang untuk berbuat korupsi.

"Terakhir adalah kurangnya integritas. Orang yang mendapat penghargaan antikorupsi juga bisa terjerat kasus korupsi," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Ini Lima Kebutuhan Dasar yang Jadi Tantangan Jakarta Versi Fahira Idris

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:21

Dari Modal Rp300 Ribu, IDEacraft Tembus Pasar Jateng Berkat Pemberdayaan BRI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:09

Islam, Sosialisme, dan Keindonesiaan: Jalan Perjuangan Kader SEMMI

Minggu, 21 Juni 2026 | 04:05

Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Masih Bisa Dilawan

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:41

Harga Pertamax Cs Diprediksi Turun pada Juli 2026

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:10

Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Sambut HUT ke-499

Minggu, 21 Juni 2026 | 03:04

Belanda Buka Asa Lolos 32 Besar Usai Gulung Swedia 5-1

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:28

Kemendikdasmen Ditagih soal Putusan MK terkait Sekolah Swasta Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:06

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

Minggu, 21 Juni 2026 | 02:01

Aliansi BEM Persatuan Indonesia Dukung MBG, Ini Syaratnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 01:34

Selengkapnya