Berita

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Saran Jimly Asshiddiqie Agar Impor Beras Batal Dan Pemerintah Tidak Disalahkan

MINGGU, 21 MARET 2021 | 09:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Impor beras sebanyak 1 juta ton yang akan dilakukan pemerintah terus mendapat kritikan dari masyarakat. Sebab, impor itu dinilai akan menghancurkan harga beras para petani yang akan panen raya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengaku setuju jika impor beras tersebut dibatalkan pleh pemerintah. Di satu sisi dia juga tidak ingin pemerintah disalahkan jika impor beras batal dilakukan.

“Saya setuju sekali kalau kebijakan impor beras dibatalkan, (tapi) sambil dijelaskan dampak buruk yang ditakutkan jika impor dibatalkan,” tegasnya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (21/9).


Menurutnya, dengan penjelasan itu, maka masyarakat bisa bersama-sama mengambil tanggung jawab untuk mencegah dampak buruk dari tidak dilakukannya impor.

Dengan begitu, jika kemudian hari ada masalah pangan karena pemerintah tidak melakukan impor beras, maka pemerintah tidak bisa disalahkan.

 â€œKalau di kemudian hari ternyata tidak berhasil pemerintah tidak perlu dipersalahkan atas niat baiknya,” demikian anggota DPD RI itu.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya