Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman/Net

Politik

Dua Periode Penting Untuk Cegah Presiden Jadi Boneka Cukong

MINGGU, 21 MARET 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

UUD Negara Republik Indonesia telah secara eksplisit membatasi masa jabatan presiden hanya boleh 2 periode. Pembatasan ini dinilai memiliki alasan yang signifikan untuk keberpihakan kepemimpinan di negeri ini.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman bahkan menekankan agar MPR tetap menolak adanya amandemen untuk perpanjangan masa jabatan presiden. Sekalipun keinginan amandemen itu muncul dari rakyat.

“Gimana kalau rakyat yang mau 3 periode? Tetap tidak boleh!” tegasnya lewat akun Twitter pribadi yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/3).


Pernyataan Benny Harman ini bukan tanpa alasan. Menurutnya pembatasan 2 periode adalah hal penting yang bertujuan untuk mencegah presiden memperluas atau menyalahgunakan kekuasaan.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah untuk mencegah presiden menjadi kaki tangan kelompok tertentu.

 â€œUntuk mencegah presiden menjadi boneka para cukong dan kaum oligarkis,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya