Berita

Djan Faridz dan Suharso Monoarfa saat pembukaan Rapimnas 2021/Net

Politik

Djan Faridz Optimis PPP Di Bawah Kepemimpinan Suharso Berhasil Rebut Suara Umat Islam

JUMAT, 19 MARET 2021 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politisi senior PPP Djan Faridz mengaku optimis partai berlambang kabah akan berjaya kembali di bawah kepemimpinan Ketua Umum Suharso Monoarfa pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal itu menyusul capaian PPP pada Pemilu 2019 lalu yang hampir kandas dan terancam tidak lolos parlemen threshold 4 persen. Pada saat itu, PPP sedang dihantam berbagai prahara.

"Saya merasa optimis bahwa PPP di bawah Pak Suharso ini akan berhasil merebut suara umat Islam," ujar dalam acara diskusi daring Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Islah PPP: Rapatkan Barisan Gapai Kemenangan" pada Jumat (19/3).


Djan Faridz menjelaskan, basis suara PPP merupakan kalangan umat Islam di Indonesia. Sedangkan, jumlah umat Islam di Indonesia sendiri tercatat sedikitnya 229 juta.

"Jadi dari 229 juta ini masak sih kita tidak bisa merangkul umat Islam untuk kembali berjuang bersama-sama PPP untuk umat Islam?" kata Djan Faridz.

Dia menambahkan, jumlah masjid di Indonesia sendiri telah mencapai 800 ribuan dan jumlah pondok pesantren 26.900 lebih tersebar di seluruh Indonesia. Keduanya merupakan target sasaran suara yang bakal digarap oleh PPP.

"Jadi, mangsa pasar kita sebetulnya cukup besar. Tinggal bagaimana kita semua, tidak hanya Pak Suharso dan saya, pengurus PPP se-Indonesia sampai DPC ikut bergerak merangkul umat Islam, menyadarkan umat Islam bahwa PPP ini menjadi satu partai yang siap berjuang untuk kepentingan umat Islam," tuturnya.

"Baik kaum milenial maupun kelompok senior. Jadi kita ini memang harus kerja keras, pasar ini bisa kembali kepada PPP," demikian Djan Faridz.

Turut hadir dalam serial diskusi daring yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL tersebut yakni Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan peneliti senior LIPI Prof. Siti Zuhro.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya