Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

Jazuli Juwaini: Gen PKS Adalah Pelayanan Rakyat, Bangsa Dan Negara

JUMAT, 19 MARET 2021 | 13:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Keadilan Sejahtera yng digelar 16-18 Maret 2021 dimaknai sebagai momentum mengokohkan pelayanan dan pembelaan kepada rakyat.

"Dengan komitmen yang tinggi untuk terus mengokohkan pelayanan dan pembelaan kepada rakyat, Fraksi PKS dari pusat hingga daerah siap menjadi garda terdepan dalam melaksanakan seluruh keputusan Rakernas," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, Jumat (19/3).
 
Anggota Komisi I Dapil Banten ini menyatakan, kehadiran PKS di pentas politik nasional sejak awal untuk mengabdikan diri menjadi pelayanan rakyat, pembela kepentingan rakyat dan bersama-sama komponen bangsa lainnya mewujudkan tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.


"Gen PKS adalah pelayanan. Kita ingin menghadirkan paradigma partai politik sebagai pelayanan rakyat, bangsa, dan negara. Paradigma ini penting mengingat partai politik bertugas mengkader calon pemimpin bangsa, dan sebaik-baik pemimpin adalah pelayan bagi rakyatnya," lanjutnya.

Di sisi lain, ia juga menekankan agar partai politik tak lagi berkutat pada tema-tema demokrasi prosedural atau kesamaan kesempatan (equal opportunity), melainkan mengokohkan demokrasi dengan kebijakan dan program aksi yang konkret.

"Inilah yang coba dihadirkan PKS dalam Rakernas kali ini. Bagaimana mengelola demokrasi yang produktif dan berkorelasi positif dengan keadilan, kemajuan, pemerataan, dan kesejahteraan rakyat," tandasnya.

Rakernas PKS berlangsung maraton sejak 1 sampai 16 Maret dan puncaknya pada 16-18 Maret di bawah arahan Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Aljufri dan DPP PKS yang baru dengan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu dan Sekjen PKS, Aboe Bakar Al Habsyi.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya