Berita

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono/Ist

Politik

Tantangan Kekinian, Memulihkan Dampak Pandemi Dan Masifnya Radikalisme Agama

RABU, 17 MARET 2021 | 11:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono mengatakan, Empat Pilar Kebangsaan menjadi modal penting bagi Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Indonesia memiliki empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang luar biasa," ujar Nono Sampono saat menggelar sosialisasi di Aula NS, Dusun Kamiri, Desa Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (16/3).

Dalam acara Sosialisasi empat pilar kebangsaan tersebut dihadiri Aliansi Pemuda Taniwel Raya (ANTARA).


"Salah satu dari empat pilar itu adalah Pancasila. Ini adalah ideologi bangsa, falsafah hidup, dan dasar negara, yang digali Bung Karno dari kebudayaan dan kearifan lokal bangsa Indonesia, pertama kali dicetuskan Bung Karno dalam pidato 1 Juni 1945. Artinya, Pancasila itu memang bersumber atau berasal dari rakyat Indonesia sendiri," jelasnya.

Menurut Nono, Pancasila harus menjadi nilai dan semangat untuk seluruh rakyat Indonesia memajukan negeri. Sehingga tidak ada lagi membedakan suku, ras, agama maupun kepentingan antar golongan. Pancasila tidak hanya berhenti dalam wacana semata. Melainkan harus menjadi gaya hidup dan semangat seluruh warga negara Indonesia.

"Keragaman dan keberagamaan yang berbeda-beda menjadi spirit pemersatu. Bukan malah memecah belah atau memperbesar jurang perbedaan," paparnya.

Nono Sampono menambahkan, tantangan Indonesia kekinian setidaknya ada dua. Pertama, memulihkan dampak pandemi Covid-19, mulai dari sektor kesehatan, sosial, hingga ekonomi. Kedua, makin masifnya radikalisme agama.

"Nilai-nilai dalam empat pilar dapat menjawab tantangan kekinian. Misalnya bagaimana kita membangun gotong royong dan kepedulian. Coba tengok tetangga kanan dan kiri, jangan sampai ada yang kesusahan, atau bahkan tak bisa makan. Mari saling bantu," kata Nono.

Dia juga mengajak warga untuk selalu menjunjung tinggi kerukunan antar umat beragama. "Meski berbeda agama, meski berbeda suku; kita berada dalam satu rumah besar: Indonesia tercinta. Kalau kita bertengkar karena beda agama, negara tidak akan bisa maju, daerah kita tidak akan bisa maju," ujar Nono.

Mantan Kepala Basarnas itu juga menegaskan akan pentingnya menjaga Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Karena empat pilar ini adalah pondasi negara Indonesia, maka dari itu pelaksanaan sosialisasi penting untuk di lakukan dengan tujuan agar masyarakat memahami dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

"Yang penting dan harus dilakukan warga saat ini dalam melawan Covid-19 adalah jaga kondisi kesehatan, pakai masker jika keluar rumah dan sering cuci tangan pakai sabun atau pakai hand sanitizer," imbuhnya.

Aliansi Pemuda Taniwel Raya yang hadir dalam kegiatan ini turut memberikan apresiasi, karena melalui sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini masyarakat bisa secara langsung menyampaikan aspirasinya serta mampu mendekatkan wakil rakyat dengan masyarakat.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya