Berita

Mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto/Net

Publika

BW Jangan Mempersulit Anies Dan AHY

SELASA, 16 MARET 2021 | 11:47 WIB

BAMBANG Widjojanto selaku pejabat ex officio Kantor Gubernur Jakarta dengan kedudukan TGUPP sekaligus KPK DKI telah ditunjuk dan menerima tugas selaku Ketua Tim Pembela Partai Demokrat dalam menghadapi upaya 'aneksasi' partai dari para oknum mantan pengurus itu.

Terkait dengan tugas yang diembannya itu sudah masuk ke ranah politik dan hukum di luar beban tanggung jawabnya di TGUPP dan sekaligus KPK Daerah, maka sangat tidak relevan bila masih tetap menjabat.

Tentu ke depannya bisa menyulitkan posisi politik Anies selaku Gubernur bila tetap menerima dualisme urusan pribadi BW di Tim Hukum Demokrat dengan jabatannya itu.


Tidak boleh ada kesan sehingga muncul politisasi Anies mendukung keterlibatan masalah di Partai Demokrat gegara BW ada di sana.

Sementara itu kapasitas dan kemampuan BW yang tengah dipercaya Demokrat atau AHY bisa menjadi bias karena reputasinya selama di TGUPP hampir tidak ada yang 'appreciatable' akan mengurangi nilai integritasnya, belum lagi kita tahu banyaknya kelemahan saat menjadi Ketua Tim Pembela Gerindra di MK untuk kecurangan pilpres dan gagal.

BW harus berpegang teguh pada profesionalisme integritasnya selaku ketua tim Hukum Demokrat dan untuk itu jabatan di TGUPP harus ditinggalkannya.

Tidak ada alasan apapun bahkan bila atas seijin Gubernur sekalipun atas jabatan yang melekat pada dirinya itu.

Jangan berlindung dan berkilah dibalik izin Gubernur kalaupun itu ada, karena justru bisa menjadi sandungan politik tidak sehat bagi Anies, sementara bagi AHY bisa terasa tidak optimal.

Artinya dengan kedua jenis tugas itu BW jangan mempersulit Anies dan AHY.

Adian Radiatus

Pemerhati sosial dan poltik

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya