Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Iwan Sumule: Tanggung Amat 3 Periode, Kenapa Nggak Seumur Hidup Biar Bisa Antar Cucu Jadi Walikota?

SENIN, 15 MARET 2021 | 08:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wacana presiden bisa menjabat selama 3 periode kembali mewarnai jagat politik negeri ini. Wacana tersebut sontak mendapat tentangan dari sejumlah kelompok.

Salah satunya dari Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule yang menganggap hal itu sebagai wacana orang yang sedang bermimpi di siang hari.

Secara satire, Iwan Sumule menilai bahwa wacana yang digulirkan terlalu tanggung. Seharusnya, wacana periode masa jabatan presiden itu seumur hidup, sehingga bukan hanya anak yang bisa diantarkan jadi kepala daerah, tapi juga hingga cucu dan cicit.  


“Tanggung amat, kenapa tidak wacanakan seumur hidup sekalian, agar bisa antarkan dan tempatkan cucu jadi walikota juga,” sindirnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/3).

Menurutnya, wacana ini tidak pantas untuk diajukan. Sebab sekalipun boleh berpendapat mengenai hal tersebut, kondisi kepemimpinan bangsa sedang tidak mencerminkan adanya keinginan agar jabatan presiden ditambah.

Saat ini, lanjutnya, Indonesia sedang dalam keadaan jatuh dan terpuruk ke jurang kebangkrutan ekonomi.

“Kok masih saja diwacanakan dan diinginkan menjabat 3 periode. Ini kan paradoks,” tekannya.

“Jangan sampai intelektual dan idealisme kita tergadai,” demikian Iwan Sumule.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya