Berita

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati/Ist

Politik

SMI Anggap Rionald Silaban Orang Terkaya RI, Gede Sandra: Ini Berbahaya!

MINGGU, 14 MARET 2021 | 19:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut Dirjen Kekayaan Negara baru, Rionald Silaban sebagai orang terkaya di Indonesia tak bisa dianggap sepele.

Hal tersebut disampaikan analis ekonomi Gede Sandra berkenaan dengan penyebutan Rionald Silaban sebagai orang terkaya karena mengelola aset pemerintah pusat sekitar Rp 10.467,53 triliun.

"Bila pernyataan Menkeu SMI (Sri Mulyani Indrawati) ini bukan bercanda, artinya sangat berbahaya. Masa seorang Menkeu tidak bisa membedakan yang mana yang aset negara dan yang mana yang tanggung jawab/tugas," kata Gede Sandra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (14/3).


Ia mengurai, yang dimaksud aset negara tidak bisa disamakan dengan aset pejabat seperti halnya pernyataan Sri Mulyani kepada Rionald Silaban. Pejabat seperti Rionald, kata dia, tidak bisa menjual aset negara untuk memperkaya kekayaan pribadinya.

"Rionald Silaban tetap menerima gaji dari negara sebagai pegawai Kemenkeu, inilah yang menambah kekayaan pribadi Rionald Silaban," sambungnya.

"Bila bukan becanda, jangan-jangan Bu SMI memang tidak paham. Jangan sampai ada yang menuduh beliau sengaja mengaburkan definisi aset negara dan pribadi," demikian Gede Sandra mengakhiri.

Rionald Silaban sendiri resmi menjabat sebagai Dirjen Kekayaan Negara menggantikan Isa Rachmatarwata dari kursi Dirjen Kekayaan Negara. Sri Mulyani menyebut Rionald sebagai orang terkaya lantaran bertugas mengelola aset negara sekitar Rp 10.467,53 triliun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya