Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an/RMOL

Politik

Dukungan Politik Djan Faridz Akan Kembalikan Kejayaan PPP Di Jakarta

SABTU, 13 MARET 2021 | 14:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dukungan terbuka Djan Faridz atas kepemimpinan Suharso Monoarfa untuk menghadirkan kejayaan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dinilai memberi efek politik positif.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an mengatakan efek politik positif dari dukungan Djan Faridz sebagai simpul faksi PPP masih perlu diuji.

Secara politik, menyatunya faksi Djan Faridz dari konteks elektoral akan memberi efek. Apalagi, Djan Faridz adalah tokoh utama faksi PPP.


"Iya bisa saja. Karena walaupun bagaimana, Djan sebagai tokoh utama faksi di PPP, dia punya basis," demikian kata Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (13/3).

Lebih lanjut, Magister Politik Universitas Indonesia ini menganalisa dengan bergabungnya Djan Faridz selain menambah kekuatan politik juga akan menambah dukungan logistik untuk pemenangan partai.

Ali Rif'an juga menyebutkan, dengan menyatunya figur politik seperti Djan Faridz, PPP akan dapat merebut kejayaan Partai Kakbah di DKI Jakarta.

"Masuknya Djan positif karena selain menyatukan kekuatan, dukungan logistik untuk PPP juga makin kuat," demikian kata mantan Manajer Riset Poltracking ini.

Meski demikian, Ali menyarankan, sebagai salah satu partai berbasis massa Islam, PPP harus memiliki diferensiasi pemilih kuat ketimbang partai lainnya.

"Perlu melakukan rebranding, juga malakukan mapping ceruk suara yang ditarget. Gen Z dan milenial perlu jadi target karena di tahun 2024 jadi ceruk pemilih paling dominan," demikian kata Ali Rif'an.

Dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu DPRD DKI kehilangan 9 kursi. Partai Kakbah yang biasanya selalu mendapatkan banyak kursi harus menikmati satu kursi yang bisa berkantor di Gedung DPRD DKI jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya