Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

PM Boris Johnson Tolak Kembalikan Patung Bersejarah Yunani Yang Dicuri Inggris Ratusan Tahun

SABTU, 13 MARET 2021 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menolak mengembalikan Parthenon Marbles ke Yunani dengan mengatakan bahwa artefak tersebut diperoleh secara legal oleh Inggris.

Boris mengesampingkan tuduhan bahwa peninggalan bersejarah yang selama ini telah disimpan pemerintah Inggris di British Museum selama sekitar 200 tahun itu telah 'dicuri' Inggris dari Yunani.

"Pemerintah Inggris memiliki posisi yang kokoh dan telah berlangsung lama, pada patung-patung itu. Mereka secara resmi diakuisisi oleh Lord Elgin, sesuai dengan hukum yang berlaku saat itu," kata Johnson kepada surat kabar Yunani, Ta Nea, Jumat (12/3).


Dia bersikeras bahwa patung berusia 2500 tahun, yang dikenal sebagai Elgin Marbles, telah secara resmi dimiliki oleh British Museum's Trustees sejak diakuisisi.

Elgin Marbles atau Parthenon Marbles adalah sekumpulan pahatan marmer Yunani Klasik yang dibuat di bawah naungan arsitek dan pemahat Phidias dan para asistennya. Karya tersebut awalnya adalah bagian dari kuil Parthenon dan bangunan lain di Akropolis Athena.

Patung-patung itu menjadi subyek perselisihan berkepanjangan antara kedua negara, menurut  laporan Arab News.

Mereka dilucuti dari Kuil Parthenon Athena di Acropolis oleh bangsawan Skotlandia Thomas Bruce, yang dikenal sebagai Lord Elgin, pada awal 1800-an/ Kemudian dikirim ke Inggris. Elgin menjual kelereng kepada pemerintah Inggris, yang pada tahun 1817 menyerahkannya ke British Museum di mana mereka tetap menjadi salah satu pameran paling berharga.

Penegasan Johnson bahwa patung-patung itu milik Inggris muncul saat Yunani bersiap untuk memperingati dua abad revolusi 1821 negara itu pada 25 Maret mendatang.

Untuk menandai kesempatan itu, Perdana Menteri Kyriakos Mitsotakis telah meminta 'pemulangan sementara' patung-patung itu dengan imbalan artefak lain.

“Saya memahami perasaan kuat orang-orang Yunani, juga perasaan perdana menteri Kyriakos Mitsotakis tentang masalah ini,” kata Boris, menjawab permintaan komentar mengenai tawaran Yunani yang meminta 'meminjamkan' artefak itu.

Johnson, yang secara teratur berlibur ke Yunani di rumah ayahnya, mengatakan bahwa meskipun dia memahami sentimen kuat dari orang-orang Yunani dan Mitsotakis atas benda bersejarah itu, mereka tidak akan dikembalikan.

Athena, yang mendapat dukungan dari gelombang besar selebriti tentang masalah ini, selama bertahun-tahun mengatakan tidak ingin mengambil tindakan hukum untuk menyelesaikan perselisihan yang menyesakkan itu.

Mereka telah meminta Badan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa UNESCO untuk bertindak sebagai mediator, tetapi British Museum menolak langkah itu.

Menteri Kebudayaan Yunani Lina Mendoni tahun lalu menegaskan kembali bahwa kelereng tersebut telah dicuri dan harus dikembalikan ke Athena.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya