Berita

Polisi Myanmar berbicara dengan orang-orang yang berkumpul di luar pengadilan Kamayut di Yangon, Myanmar Jumat, 12 Maret 2021/Net

Dunia

Militer Myanmar Tangkap Lima Jurnalis Atas Tuduhan Menciptakan Ketakutan Dan Berita Palsu

SABTU, 13 MARET 2021 | 06:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah kudeta Myanmar yang semakin mencekam, para jurnalis yang turun meliput aksi protes kudeta di Yangon menghadapi tuduhan 'menciptakan keresahan akibat berita palsu dan membuat marah pemerintah secara langsung atau tidak langsung'.

Pengadilan Myanmar pada Jumat (12/3) secara resmi mendakwa lima jurnalis atas liputan protes anti-kudeta. Keputusan itu menyusul penggerebekan ruang redaksi dan mencabut izin media, yang dilakukan junta militer seminggu lalu, seperti dilaporkan AFP.

Mereka  ditangkap dan menghadapi tuduhan 'menyebabkan ketakutan'. Hukum pemerintah di bawah junta militer pun telah diubah, untuk meningkatkan hukuman maksimum dari 2 tahun menjadi 3 tahun penjara.


Dalam sidang pada Jumat (12/3) kelima jurnalis hadir melalui konferensi video. Dakwaan juga dilakukan melalui siaran virtual. Selama sidang dakwaan, perwakilan kedutaan AS menunggu di luar pengadilan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya