Berita

Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach/Net

Dunia

Pastikan Olimpiade Tokyo Dan Beijing Berjalan Aman, China Siap Berikan Dosis Tambahan Vaksin Bagi Peserta

JUMAT, 12 MARET 2021 | 13:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China telah menawarkan untuk memberikan vaksin Covid-19 tambahan kepada peserta Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade serta Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing.

Keterangan tersebut disampaikan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach pada sesi virtual IOC 137 di Lausanne, pada Kamis (11/3) waktu setempat.

"IOC telah menerima semacam tawaran dari Komite Olimpiade China, tuan rumah Olimpiade Musim Dingin 2022. Tawaran tersebut adalah untuk menyediakan dosis vaksin tambahan bagi peserta di kedua edisi tahun 2020 dan Pertandingan Olimpiade 2022," ujarnya, seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (12/3).


Dia mengatakan bahwa dosis vaksin China tersebut akan tersedia dalam dua cara berbeda, yaitu bekerja sama dengan mitra internasional, atau langsung ke negara dan wilayah di mana perjanjian dengan vaksin China diberlakukan.

Bach memuji langkah tersebut sebagai 'tonggak' untuk memastikan Games berlangsung aman dan selamat.

"Kami berterima kasih atas tawaran itu, yang merupakan semangat solidaritas Olimpiade yang sesungguhnya," kata presiden IOC itu.

Bach mengatakan bahwa IOC akan membayar dosis tambahan ini tidak hanya untuk Olimpiade tetapi juga untuk tim Paralimpiade.

Dia menambahkan bahwa untuk setiap dosis tambahan dari tim Olimpiade atau Paralimpiade ini, IOC akan membayar dua dosis lebih banyak yang dapat disediakan untuk orang-orang di negara dan wilayah masing-masing sesuai dengan kebutuhan mereka.

"Inisiatif ini merupakan tonggak penting lainnya dalam memastikan keamanan dan keselamatan Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade," kata Bach.

Bach mengatakan bahwa IOC sangat mendukung pemerataan vaksin di setiap negara dan wilayah di dunia karena hal itu juga ditandatangani dalam deklarasi yang diprakarsai oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang masalah tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya