Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bukan Dua, Otoritas Kesehatan UEA Berikan Tiga Dosis Suntikan Vaksin Bagi Sebagian Penduduk

KAMIS, 11 MARET 2021 | 15:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Uni Emirat Arab memberikan suntikan 'penguat' virus corona ketiga, kepada beberapa orang yang sudah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Juru bicara sektor kesehatan UEA, Farida al-Hosani mengatakan, suntikan tersebut diberikan karena orang-orang tersebut tidak mengembangkan antibodi untuk melawan penyakit tersebut.

"Warga yang divaksinasi dan penduduk yang tidak mengembangkan tanggapan kekebalan terhadap virus dapat menggunakan dosis ketiga," ujarnya seperti dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (11/3).


“Beberapa orang mendapat dosis ketiga vaksin Covid-19 Sinopharm, tapi jumlahnya sangat minim dibandingkan mereka yang mendapat dosis satu dan dua,” lanjutnya.

UEA sendiri telah menyediakan vaksin asal China, Sinopharm untuk menginokulasi warganya secara cuma-cuma di lebih dari 100 pusat berbeda di seluruh negeri. Vaksin tersebut 79,34 persen efektif hingga 28 hari setelah dosis kedua diterima, menurut perusahaan.

Selain Sinopharm, UEA juga menyediakan vaksin Pfizer-BioNtech, AstraZeneca-Oxford, dan Sputnik V asal Rusia.

Hingga saat ini, UEA telah menginokulasi sebanyak 48,71 persen penduduknya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya