Berita

Ratu Elizabeth II bersama Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle/Net

Dunia

Redakan Ketegangan, Ratu Elizabeth II Akan Telepon Pangeran Harry Dan Meghan Markle

KAMIS, 11 MARET 2021 | 14:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ratu Elizabeth II dilaporkan akan melakukan panggilan telepon secara pribadi dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam beberapa hari ke depan untuk meredakan ketegangan.

Hal itu diungkap oleh orang dalam kerajaan, seperti yang diwartakan oleh Daily Mail, Kamis (11/3). Langkah itu diambil Ratu sebagai tindak lanjut dari pernyataan Harry dan Meghan selama wawancara dengan Oprah Winfrey pada 7 Maret lalu.

Dalam laporan tersebut, Daily Mail juga menyebut anggota kerajaan masih terhuyung-huyung dengan berbagai pernyataan Harry dan Meghan. Terutama terkait tindakan rasisme dan pengabaian kesehatan mental.


Ratu sendiri telah mengeluarkan peringatan untuk mencegah staf membahas masalah tersebut di depan umum.

Secara khusus, laporan itu juga menyebutkan bahwa Pangeran Charles, ayah Harry, sangat prihatin ketika sang putra menyebutnya telah menolak menerima panggilan teleponnya setelah keluar dari kerajaan.

Seorang sumber kerajaan mengatakan kepada British's Evening Standard bahwa klaim rasisme sangat menyakitkan bagi Pangeran Charles.

"Itu bertentangan dengan semua yang diyakini Pangeran Wales. Dia percaya keragaman adalah kekuatan masyarakat kita," kata sumber itu.

Mengutip orang dalam, Daily Mail memuat, Pangeran William juga menganggap wawancara itu sebagai pil pahit karena Meghan menuding Kate telah membuatnya menangis.

Setelah wawancara, Istana Buckingham telah merilis sebuah pernyataan tanggapan secara resmi.

"Seluruh keluarga sedih mengetahui sepenuhnya betapa menantang beberapa tahun terakhir bagi Harry dan Meghan. Masalah yang diangkat, terutama ras, sangat memprihatinkan," ujar istana.

"Meskipun beberapa ingatan mungkin berbeda, ingatan itu ditanggapi dengan sangat serius dan akan ditangani oleh keluarga secara pribadi. Harry, Meghan, dan Archie akan selalu menjadi anggota keluarga yang sangat dicintai," tambah pernyataan itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya