Berita

Direktur Survey and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara/Net

Politik

Pengamat: Dinamika Demokrat Rawan Memicu Demo Dan Perang Buzzer

KAMIS, 11 MARET 2021 | 04:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sulit mengakhiri polemik Partai Demokrat yang kini diserang klaim KLB Deli Serdang dengan legowo, baik dari kepemimpinan sah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maupun Moeldoko versi 'KLB' Deli Serdang.

Menurut Direktur Survey and Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara, akan ada proses panjang yang mengiringi upaya penggulingan kepemimpinan AHY di Demokrat.

"Jika salah satu kubu dimenangkan oleh Kemenkumham, maka mekanisme pengadilan (PTUN), Kasasi, MA, akan ditempuh oleh kubu yang dikalahkan. Belum lagi kemungkinan munculnya aksi demonstrasi dan perang buzzer yang tidak berkesudahan," tegas Igor kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/3).


"Bagi Presiden, ini tentu tidak produktif dan dapat mengganggu roda perekonomian, apalagi saat energi pemerintah sedang terpusat dalam mengatasi pandemi Covid-19," sambungnya.

Melihat ekses yang akan terjadi, penting bagi pemerintah untuk mengambil keputusan secara cermat.

Bagi Igor, sikap pemerintah yang hingga kini dianggap masih netral sudah cukup baik. Namun ke depan juga perlu ada opsi lain, selain diam menunggu langkah Kemenkumham.

"Bisa saja diwujudkan skenario 'win-win solution'. Misalnya kedua kubu diakui dan sah, salah satu pihak mengganti nama partai, simbol, dan lain-lain. Kedua kubu tersebut juga akan diakui sebagai peserta dalam Pemilu 2024 yang akan datang," terang pengamat politik dari Universitas Jayabaya ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keputusan Jokowi Cawe-cawe PSI Kurang Tepat

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11

Ryamizard Ryacudu: Jenderal Tempur yang Memilih Jalan Ketegasan

Selasa, 02 Juni 2026 | 00:03

Daging Kurban Jadi Sumber Pangan Bergizi Keluarga Prasejahtera

Senin, 01 Juni 2026 | 23:48

Empat Jenderal di Pusara Ryamizard Ryacudu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:07

Sebelum Ditunjukkan, Rakyat Masih Yakin Ijazah Jokowi Palsu

Senin, 01 Juni 2026 | 23:00

Non-Blok dalam Pusaran AS-China-Rusia-Iran

Senin, 01 Juni 2026 | 22:55

Ketua BKSAP Puji Pelaksanaan Haji 2026, Tapi Tetap Beri Catatan

Senin, 01 Juni 2026 | 22:46

CBA Minta KPK Periksa Semua Pengusaha Rokok Termasuk M Suryo

Senin, 01 Juni 2026 | 22:35

Dewan Komisaris Pertamina Tanamkan Jiwa Nasionalisme Siswa Sekolah Dasar

Senin, 01 Juni 2026 | 22:25

Balinale Hadirkan 94 Film Internasional di Sanur

Senin, 01 Juni 2026 | 22:18

Selengkapnya