Berita

Pengusaha Roti Gambang Nostalgia, Happy Natalia/Repro

Bisnis

Roti Gambang Nostalgia, Melestarikan Camilan Tradisional Untuk Kaum Milenial

RABU, 10 MARET 2021 | 11:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia bukan hanya dikenal kaya akan alam dan budayanya, namun juga panganan, khususnya camilan tradisional. Sayangnya, di tengah perkembangan zaman, banyak camilan tradisional mulai punah.

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui, Happy Natalia mulai mengembangkan usaha roti gambang. Bukan hanya bertujuan meraih pundi-pundi rupiah, namun juga melestarikan camilan tradisional Indonesia dan melanjutkan warisan keluarganya yang juga di bidang kuliner.

Berbicara dalam Jendela Usaha yang digelar oleh Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (10/3), Happy mengatakan, salah satu tujuannya membangun "Roti Gambang Nostalgia" merupakan untuk memperkenalkan camilan tradisional.


"Anak zaman sekarang, milenial, kan lebih kenal dengan burger, mozarela-mozarela dan makanan-makanan seperti itu," ujar Happy.

Untuk menarik minat kaum milenial, Happy mengatakan, ia terus berinovasi, baik dari segi produk hingga pengemasan. Misalnya dengan mengurangi kadar gula karena saat ini lebih banyak orang yang berusaha untuk hidup sehat. Termasuk dengan menambah delapan varian rasa.

"Saya mencoba berinovasi-inovasi terus, pasar maunya apa. Karena banyak orang sudah mengurangi gula, saya kurangi. Kalau kayu manis relatif," sambungnya.

Pengemasan produk yang menarik juga ia lakukan untuk tetap bertahan di tengah persaingan camilan modern yang digemari milenial.

Roti gambang sendiri merupakan camilan yang populer di kalangan Betawi dan Tionghoa pada masa kolonial Belanda. Disebut gambang karena memiliki bentuk seperti alat musik gambang.

Roti gambang memiliki tekstur yang padat dan kaya rempah-rempah, dengan topping wijen. Camilan ini sangat cocok dinikmati degan kopi atau teh tangat.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya