Berita

Moeldoko bersama Presiden Joko Widodo dalam satu kesempatan/Net

Politik

Jokowi Disarankan Ambil Sikap Saat Hasil KLB Demokrat Deli Serdang Dilaporkan Ke Kemenkumham

SELASA, 09 MARET 2021 | 22:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintahan Joko Widodo disarankan menunggu perkembangan pasca kongres luar biasa (KLB) sepihak Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.  

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran berpendapat lebih baik pemerintah mengambil sikap setelah hasil KLB Deliserdang dilaporkan pada Kemenkumham.

Kata Andi Yusran, pada saat penentuan mana struktur yang sah disitulah peran pemerintah.


"Ketika itulah bolanya sedang berada di pemerintah. Segera setelah itu pemerintah wajib melakukan verifikasi dan pembuktian keabsahan dari kepengurusan demokrat versi KLB," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/3).

Andi menyarankan, pada saat versi Moeldoko melapor ke Kemenkumham, proses verifikasi dan pembuktian keabsahan harus jelas.

Apa bila memang cacat hukum, Andi meminta Kemenkumham wajib menolak pengajuan hasil KLB Deli Serdang.

"Jika ternyata KLB itu cacat hukum (tidak sesuai dengan konstitusi partai demokrat/ AD-ART yang absah) maka pemerintah wajib menolak memberikan ‘legalitas’," demikian kata Andi.

Senin kemarin Agus Harimurti Yudhoyono ditemani 34 DPD se Indonesia mendatangi KPU RI, Kemenkumham dan Menko Polhukam.

Maksud kedatangannya untuk menyampaikan bukti autentik tentang kebashaan kepengurusan di bawah kepemimpinan AHY.

Sedang Selasa (9/3) perwakilan KLB Deli Serdang mendatangi Kemenkumham memberikan dokumen pengajuan hasil KLB sebagai bukti legal yang dikalim dari hasil penetapan Moeldoko.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya