Berita

Adian Radiatus/Net

Publika

KLB Bodong, From IDR 100M To 10M

SELASA, 09 MARET 2021 | 20:24 WIB

ADA kawan orang asing bertanya apa arti bodong? Saya jawab seperti 'fake' alias palsu tapi untuk judul di atas lebih ke arah culas selain palsu, misalnya rambut palsu itu malah membuat indah pemakainya.

Membodongi kegiatan atas nama KLB dengan memakai antek-antek bayaran adalah bagian yang paling merusak tatanan demokrasi suatu bangsa apalagi yang memiliki filosofi ideologi politik selevel Pancasila yang mengagumkan banyak dunia luar selama ini.

Mengapa para petualang politik liar ini begitu berhasrat memprovokasi pihak-pihak di luar partai sebagai 'bemper' untuk mengambil alih model 'rampok' berdasi, di mana kesaksian mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo menunjukan bukti nyata.


Ternyata jelas selain ambisi kotor kekuasaan juga tak pelak masalah dana operasional menjadi target para petualang politik itu. Beberapa peserta 'bodong' telah dikelabui janji bayaran yang tidak sesuai. Mereka pun berkicau, utusan palsu terima bukti janji palsu.

Memperalat peserta untuk melakukan perbuatan nista dan memalukan dengan cara semacam itu menjadi cermin nyata bagaimana kalau mereka kelak jadi pemimpin partainya? Patut diduga hanya model premanisme yang ada.

Memang tidak mungkin ada mental maling yang ingin bekerja jujur dan berintegritas atas hasil rampokannya.

Angka menipunyapun fantastis dari janji seratus juta menjadi hanya sepuluh juta. Mungkin memang dari 'sponsor' yang sakit hati itu belum turun pada saat KLB bodong berlangsung.

Namanya bodong maka seperti 'magician' saja menyulap judul janjinya menjadi 'from IDR one hundred million to ten million', yang penting dagelan sudah dijalankan.

Adian Radiatus
Penulis adalah aktivis Tionghoa

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya