Berita

Kepala Bea Cukai Pabean Juanda Budi Harjanto tunjukkan benih lobster yang gagal diselundupkan/Ist

Hukum

Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan 29.250 Benih Lobster Bernilai Hampir Rp 3 Miliar

SELASA, 09 MARET 2021 | 07:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Petugas Bea Cukai Juanda Surabaya kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 29.250 benih lobster ilegal. Seluruh benih lobster dengan tujuan Batam itu akan diselundupkan dengan cara dimasukan ke dalam karton melalui Terminal 1 Bandara Juanda.

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda, Budi Harjanto mengatakan, penggagalan penyelundupan benih lobster tersebut merupakan buah kerjasama pengawasan yang dilakukan pihak bea cukai dengan BKIPM Surabaya terhadap cargo pengiriman pesawat yang diduga akan melakukan pengiriman benih lobster tersebut.

“Petugas langsung melakukan pemeriksaan cargo setelah mendapatkan informasi terkait adanya usaha penyelundupan,” ujar Budi Harjanto, Senin (8/3), dikutip Kantor Berita RMOLJatim.


Menurut Budi Harjanto, saat melakukan pemeriksaan cargo, petugas mendapati 1 karton yang berisi 30 kantong plastik yang di dalamnya berisi puluhan ribu benih lobster, dengan Surat Muatan Udara (SMU) Nomor 990-16622992 yang menyebutnya sebagai makanan.

“Rencananya ribuan benih lobster tersebut akan dikirim ke Batam dengan menggunakan jasa penerbangan pesawat Lion JT 0971 pada hari Senin (8/3),” paparnya.

Dijelaskan Budi, dalam 1 karton tersebut berisi 29 kantong plastik benih lobster jenis pasir yang setiap kantongnya berisi 1.000 ekor, dan 1 kantong berisi 250 ekor benih lobster jenis mutiara.

“Diperkirakan benih lobster yang akan diselundupkan bernilai Rp 2.937.500.000," pungkasnya. 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya