Berita

Petugas Polairud menunjukkan kapal tongkang yang tenggelam di Gili Ketapang/RMOLJatim

Nusantara

Kapal Tongkang Di Gili Ketapang Tenggelam Akibat Kelebihan Beban

SENIN, 08 MARET 2021 | 18:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sebuah Kapal ikan jenis Porsen milik warga Besuki tenggelam di perairan Pulau Gili Ketapang. Tenggelamnya kapal tersebut disebabkan lantaran tangkapan ikan melebihi beban kapal itu sendiri.

Kasat Polair Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan, informasi yang diterima tenggelamnya kapal Porsen itu akibat kelebihan muatan Ikan yang ditarik.

Pemilik kapal itu adalah warga Besuki, tapi dinahkodai oleh warga sekitar yaitu Kelurahan Mayangan.


"Akhirnya terbalik kapal itu, kejadiannya sekitar pukul 05.30 pagi hari," terang Slamet seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jatim, Senin (08/03).

Kasat Polair menambahkan, terdapat 17 anak buah kapal (ABK) yang menaiki kapal tersebut.

Meski demikian, dikabarkan tidak ada korban jiwa atas insiden itu. Total 17 orang itu telah dimintai keterangan di Kantor Polair yang berada di Pelabuhan Tanjung Tembaga.

"Untuk mengevakuasi kapal itu menunggu dari pemilik kapal datang. Itu akan dilakukan secara manual dengan mengapungkan benda lalu ditarik," ujarnya.

Dari pantauan Kasat Polair, kapal tidak tenggelam, melainkan hanya mengapung sekitar 2-3 mil dari pelabuhan pantai mayangan.

"Kerugian itu sekitar Rp. 200 juta, tapi untuk evakuasi belum diputuskan bagaimana. Apakah dengan cara manual atau tradisional," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya