Berita

Ketua Umum Partai Demokrat AHY orasi di atas mimbar di depan Kantor DPP, Senin (8/3)/Net

Politik

34 Ketua DPC Demokrat Yang Dukung Moeldoko Sudah Di-PLT Sebelum KLB Sibolangit

SENIN, 08 MARET 2021 | 17:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 34 mantan Ketua DPC Partai Demokrat yang tersebar di seluruh Indonesia dikabarkan membelot ke kubu Moeldoko Cs.

Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Herman Khaeron menyampaikan bahwa Demokrat telah melakukan deteksi dini sebelum dilakukan KLB Partai Demokrat secara ilegal di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Gini, kami itu punya deteksi dini bahkan kami juga mendapatkan informasi, tiket misalkan. Kemudian yang terdaftar dalam kamar. Itu jauh hari sebelumnya," ucap Herman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/3).


34 ketua DPC Partai Demokrat itu dipecat, dan sudah ditunjuk PLT untuk menggantikan mereka karena mendukung KLB Sibolangit.

"Sehingga sebelum ke sana (Sibolangit) kita sudah melakukan PLT terhadap jabatannya. Jadi kalau dihitung suara resmi itu, tidak ada suara resmi. Sudah di-PLT sebagai ketua DPC," katanya.

Herman mengatakan tidak begitu hapal dengan nama-nama ketua DPC yang di-PLT-kan tersebut. Namun, dia merinci ada beberapa daerah yang telah dicabut haknya menjadi ketua DPC.

"Saya enggak hapal satu-satu ya. Ya ada dari wilayah Sulawesi, Kalimantan, Jawa. Jawa Barat enggak ada, Jawa Tengah ada satu, Jawa Timur ada satu, intinya tiadk signifikan. Cuman berapa persen saja. Sebelum tanggal 4 sudah kami PLT-kan," tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya