Berita

Ilustrasi

Nusantara

Sambut Kawasan Industri Terpadu, Kabupaten Batang Siapkan Data Pencari Kerja

MINGGU, 07 MARET 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah sudah menyiapkan data pencari kerja untuk menyambut Kawasan Industri Terpadu.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang, Suprapto mengatakan, data terbaru pencari kerja di Batang mencapai 16.755 jiwa. Data tersebut berasal dari tingkat pemerintahan desa.

Rinciannya, 2.555 lulusan SD, 3.602 lulusan SMP, 9.584 lulusan SMA, 174 lulusan Diploma, 835 lulusan S1 dan lima lulusan S2.


"Tapi data itu belum by name by addres, karena itu kami kembangkan aplikasi database pencari kerja yaitu Batang Karir yang bisa diunduh di ponsel," kata Suprapto dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Minggu (7/3).

Dia mengatakan, para pencari kerja diharapkan mengisi data di aplikasi tersebut.

Pengisian aplikasi untuk pencari kerja antara lain CV online hingga tes psikologi online. Data yang masuk itu bisa jadi refernsi para penyedia kerja di masa mendatang.

"Di sana juga ada statistik keterampilan hingga informasi lowongan kerja di Batang," jelasnya.

Selain aplikasi yang bisa diunduh di playstore, layanan itu juga bisa dibuka di karir.batangkab.go.id.

"Hingga saat ini sudah ada 4.574 pencari kerja dengan data lengkap," katanya.

Suprapto mengakui, saat ini sistem itu hanya sekadar database.

Pada masa mendatang, pihaknya akan mengintegtasikan data itu dengan penyedia kerja.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya