Berita

GoStation/Kootz

Otomotif

Skuter Impian Taiwan Dengan Baterai Isi Ulang, Tidak Sampai Satu Menit!

SABTU, 06 MARET 2021 | 11:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Skuter listrik Gogoro buatan Taiwan ini mendapat sambutan yang cukup baik sejak diluncurkan pada 2015 lalu. Kendaraan ini layak disebut sebagai skuter impian karena memenuhi semua harapan penggunanya.

Skuter ini mampu bergerak dengan kecepatan maksimum lebih dari 90 kilometer per jam dan daya tahan baterai hingga 170 kilometer. Menepis kekhawatiran yang sering dialami para pengemudi kendaraan listrik, karena perusahaan Gogoro telah memikirkan hal ini.

Ketika baterai kosong dan harus diisi ulang, pengemudi tidak perlu harus berlama-lama menunggu hingga baterai terisi. Cukup dengan menukar baterai di GoStation yang tersedia. Pengemudi mengeluarkan baterai yang sudah kosong dari skuter dan meletakkannya ke tempat penukaran baterai di GoStation, dan GoStation akan menukarkan baterai baru.


Untuk baterai, perusahaan Gogoro akan mendaur ulang baterai lama dan menggantinya dengan baterai yang baru.  

Jumlah GoStation di seluruh Taiwan juga sangat banyak. Biasanya dari jarak beberapa kilometer hingga puluhan kilometer akan ditemukan GoStation, sehingga tidak perlu kuatir daya listrik skuter tidak bisa mencapai stasiun pengisian.

Skuter impian ini juga memilki fitus cerdas. Di antaranya, tersedia tempat colokan USB di pegangan kemudi atau bagian depan kemudi sehingga pengendara dapat mengisi baterai HP setiap saat. Skuter ini juga bisa dialihkan menjadi 'Mode Cerdas Hujan' melalui aplikasi, sehingga daya mesin skuter menjadi lebih ringan (mild), agar skuter tidak melaju terlalu kencang dan tergelincir.

Skuter ini juga bisa berjalan mundur dan dikendalikan dengan menggunakan sensor handphone atau jam tangan apple untuk menyalakannya, sehingga cukup aman dan menghindari pencurian. Tidak perlu khawatir saat harus meninggalkan skuter ini, karena secara otomatis terkunci skuter terkunci sendiri.

Aplikasi eksklusif skuter ini juga mempunyai fungsi navigasi ke GoStation terdekat. Ketika skuter dicuri, maka GoStation akan secara otomatis menolak untuk mengganti baterai skuter yang dicuri, dan kamera yang terpasang di GoStation akan memotret pengendara tersebut.

Skuter ini juga dirancang tidak bisa menggunakan baterai dari skuter gogoro lain, sehingga skuter hasil curian tidak dapat memperoleh baterai yang baru setelah daya listrik habis digunakan. Benar-benar aman, dan tingkat pencurian skuter Gogoro hampir menjadi nol.

Gogoro sebagai perusahaan skuter ini justru tidak mengaku sebagai perusahaan skuter listrik, melainkan sebagai perusahaan jaringan energi.

Pendiri Gogoro, Horace Luke, pernah mengatakan bahwa ketika kota dipenuhi GoStation, Gogoro bisa menjadi pusat pengaturan listrik kota. Oleh karena baterai Gogoro yang setiap saat berpindah tempat mengikuti skuter dan mengganti baterai, setiap detik ada puluhan juta data dikirim kembali ke Gogoro, dan melalui AI (kecerdasan buatan) dan pembelajaran mendalam, pola pergerakan sebagian besar orang di kota dapat diprediksi!

Gogoro telah menjaid perusahaan dengan pangsa pasar skuter listrik tertinggi di Taiwan. Keberhasilan model penggantian baterainya telah mempromosikan Gogoro ke Eropa dan Jepang, dan juga telah berhasil menarik perusahan skuter Taiwan lainnya untuk bergabung dalam Powered By Gogoro Network (PBGN).

Dalam aliansi ini, skuter yang dirancang oleh perusahaan skuter lainnya dapat berbagi penggunaan baterai Gogoro dan sistem penggantian baterai.

Saat ini, Gogoro akan memasuki pasar Asia Tenggara. Bisa jadi, suatu saat mungkin ada kesempatan melihat skuter listrik Gogoro menembus jalanan Indonesia!

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Penyegelan Tiffany & Co jadi Pesan Tegas ke Pelaku Usaha yang Curang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:57

Istri Mantan Kapolres Bima Kota Turut Diperiksa soal Kepemilikan Narkoba

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:36

Dokter Diaspora Kenang Kisah Bersama PDIP saat Bencana Sumatera

Sabtu, 14 Februari 2026 | 01:19

Kepala BGN Hingga Puluhan Perwira Polri Peroleh Bintang Jasa dari Prabowo

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:57

Sekjen PDIP: Bencana adalah Teguran Akibat Kebijakan yang Salah

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:32

Garda Satu Papua Barat Tempuh Jalur Hukum Atasi Aksi Premanisme

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:10

Kerry Riza Chalid Dituntut Bayar Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Sabtu, 14 Februari 2026 | 00:01

Legislator Demokrat Jakarta Pimpin Kader Ziarahi Makam Misan Syamsuri

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:54

Polisi Tangkap Warga Malaysia Pengedar Narkoba Senilai Rp39,8 Miliar

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:28

BPKH Dorong Peningkatan Diplomasi Ekonomi ke Arab Saudi

Jumat, 13 Februari 2026 | 23:07

Selengkapnya