Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani/Ist

Politik

Kolaborasi Kemenparekraf Dan BP2MI, Sandiaga Uno Ingin Buruh Migran Menjadi Duta Pariwisata

JUMAT, 05 MARET 2021 | 08:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pekerja migran Indonesia selain menjadi pahlawan devisa juga bisa menjadi duta pariwisata dan ekonomi kreatif.

Begitu salah satu bahasan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani di Jakarta, Kamis (4/3).

"Di sini kita melihat selain daripada kesepakatan kita untuk menjadikan para pekerja migran Indonesia menjadi duta pariwista tapi juga sekaligus menjadi duta ekonomi kreatif," kata Sandiaga.


Dalam pertemuan itu, Sandiaga menyaksikan karya-karya berupa produk ekonomi kreatif yang dihasilkan para pekerja migran Indonesia (PMI) yang telah purna.

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menilai produk-produk yang dihasilkan PMI purna binaan BP2MI tersebut sangat layak diekspor.

"Kalau melihat produk-produk yang dihasilkan oleh PMI purna sudah sangat layak dipasarkan menjadi komoditas ekspor. Dan ini adalah karya-karya terbaik, mulai dari fashion, kuliner, termasuk kopinya, dan jangan lupa daengan kopinya, dan terkahir adalah kriya," terangnya.

Karena itu, Sandiaga juga ingin berkolaborasi dengan BP2MI dalam memberikan pelatihan wirausaha bidang ekonomi kreatif bagi PMI yang sudah purna.

"Kemenparekraf akan terus berkolaborasi dengan BP2MI memfasilitasi inkubasi wirausaha bagi pekerja migran yang sudah kembali ke tanah air," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani mengatakan kita memiliki potensi 3,7 juta pekerja migran Indonesia.

Menurutnya, mengurusi PMI bukan hanya tugas BP2MI saja, tapi perlu sinergi dan kolaborasi antar kementerian dan lembaga.

"Kami berharap kolaborasi ini akan berdampak baik bagi para pekerja migran dan dapat mengingkatakan ekonomi mereka," kata Benny.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya