Berita

Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi), Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Lieus Sungkharisma: Biksu Dan Bhante Akan Sembahyang Di Candi Borobudur, Terima Kasih Pak Ganjar

KAMIS, 04 MARET 2021 | 22:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah Suhu dan Bhante dengan dipimpin Maha Bhiksu Dutavira Sthavira dan Bikkhu Dhammavudho dari Cetiya Sikkha Panna akan melaksanakan upacara sembahyang di Candi Borobudur, 13 Maret mendatang.

Hal ini merupakan upacara ibadah rutin umat Buddha yang berlangsung tanggal 1 (Ce It) dan tanggal 15 (Cap Go) pada setiap bulannya. Hanya saja, kali ini para Bikksu dan Bikku memilih Candi Borobudur sebagai tempat pelaksanaannya.

Pilihan para Bikkhu menjadikan Candi Borobudur sebagai tempat ibadah sembahyang Ce It dan Cap Go merupakan ungkapan rasa syukur mereka atas dukungan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Panowo terhadap usulan Menteri Agama untuk menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat ibadah umat Buddha di dunia.


“Maka itu, seiring dengan kegiatan sembahyang yang akan mereka lakukan di Candi Borobudur pada tanggal 13 Maret nanti, para Bikkhu diharapkan bisa bertemu Pak Ganjar untuk mengucapkan terima kasih, sharing pendapat, kasih masukan dan tukar pikiran saja,” kata Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi), Lieus Sungkharisma dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3).

Ganjar sendiri pernah menyebut, ide menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat ibadah umat Buddha di dunia bukanlah mustahil diwujudkan. Apalagi, saat ini ada sekitar 5 juta umat Buddha dunia yang sangat aktif. Jumlah tersebut potensial untuk ditarik dalam beribadah maupun wisata ziarah.

Lieus sendiri berharap, rencana menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat ibadah umat Buddha di dunia akan makin mengokohkan persatuan umat Budhha di Indonesia.

“Semoga rencana pemerintah itu menjadi langkah awal untuk kita semua dalam memperteguh kerukunan,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya