Berita

Persidangan terdakwa Syahganda Nainggolan/RMOLJakarta

Nusantara

Ingin Jelaskan Detail, Syahganda Minta Hadir Langsung Di Persidangan

KAMIS, 04 MARET 2021 | 21:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Syahganda Nainggolan meminta kepada Majelis Hakim untuk hadir secara langsung dalam sidang lanjutan yang menyangkut dirinya.

Persidangan sendiri digelar di Ruang Cakra, Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, pada Kamis (4/3).

Permintaan itu dikatakan Syahganda ketika Hakim Ketua Ramon Wahyudi hendak mengakhiri persidangan.


"Jadi begitu ya, saksi masih ada 2 lagi; saksi ahli dan saksi fakta. Kita dengarkan insyaAllah tanggal 10 Maret ya terdakwa," kata Ramon.

Sementara dari virtual, Syahganda meminta agar dirinya dihadirkan secara langsung dalam persidangan 10 Maret itu.

Dengan hadir langsung, Syahganda mengaku akan bisa menjelaskan secara menyeluruh kepada Majelis Hakim terkait kasus yang menimpanya.

"Kalau bisa, saya bisa menerangkan di hadapan yang mulia tentang kebohongan dan lain-lain, bisa lihat secara langsung," kata Syahganda dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

"Oke kami pertimbangan," kata Ramon.

Dalam kasus ini, Syahganda didakwa menyebarkan berita bohong yakni penghasutan demo menolak Omnibus Law yang berakhir ricuh di Jakarta.

Humas PN Depok yang sebelumnya dijabat oleh Nanang Herjunanto menyebut ada beberapa pasal yang disangkakan kepada Syahganda.

"Dakwaan pertama, Pasal 14 ayat (1) UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana; atau kedua, Pasal 14 ayat (2) UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana; atau ketiga, Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana," kata Nanang.

Dari pasal tersebut, Syahganda terancam hukuman 10 tahun penjara.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya