Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP Pertanyakan Kepemilikan Saham Bir Jakarta, Minta Segera Dilepas

RABU, 03 MARET 2021 | 20:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Polemik lampiran investasi industri minuman beralkohol dalam Perpres 10/2021 yang kini telah dicabut kembali mengingatkan terntang kepemilikan saham bir Pemprov DKI Jakarta.

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi mengatakan, di momen penolakan minuman keras yang kini cukup nyaring terdengar patutnya menjadi sinyal Pemprov DKI untuk segera menjual saham bir PT Delta Djakarta.

"Pemda DKI punya saham Anker bir itu harus gimana? Dijual saja itu," kata Achmad Baidowi dalam webinar PPP, perihal dicabutnya Lampiran III Perpres 10/2021, Rabu (3/3).


Awiek, sapaan Achmad Baidowi menjelaskan, peredaran minuman keras dewasa ini sulit terbendung. Bila produksi minuman beralkohol diperbanyak hingga menjadi lumbung investasi, maka kekhawatiran publik makin menjadi-jadi.

"Sekarang prduksi miras yang ada sudah cukuplah. Jangan ditambah-tambah, yang ada nanti menjadi beban, apalagi jika ditambah," sambungnya.

Berkenaan dengan kepemilikan saham PT Delta Djakarta, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mohamad Taufik beberapa waktu lalu telah angkat suara.

Ia menjelaskan, recana melepas saham bir PT Delta sudah diajukan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sejak tahun 2019. Namun niatan tersebut terganjal oleh persetujuan pimpinan DPRD DKI.

"Itu sudah lama diusulkan. Coba tanya sama Ketua DPRD soal ini, kan belum dibahas," kata Taufik kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Senin lalu (1/3).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya