Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta jajaran/Ist

Politik

Tak Lawan Balik, Demokrat: Bukan DNA Kami Menyeret Urusan Partai Ke Pengadilan

RABU, 03 MARET 2021 | 19:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat memastikan tak akan melawan balik gugatan yang dilayangkan eks kader yang dipecat ke pengadilan.

Sebab bagi DPP Demokrat, persoalan pemecatan kader adalah urusan politik, bukan diselesaikan dalam ranah pengadilan negeri.

"Kami tidak akan menggugat balik beragam tuduhan dan fitnah dari mantan kader kami. Bagi kami, urusan partai politik diselesaikan menggunakan aturan terkait partai politik," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/3).


Sejauh ini, DPP menegaskan bahwa Jhoni Allen Marbun, Marzuki Alie serta beberapa politisi lainnya yang sebelumnya telah dipecat telah berstatus mantan kader Demokrat. Oleh karenanya, ia berharap merek menyelesaikan persoalan pemecatan ke meja dewan kehrmatan partai.

"Bukan DNA kami bawa-bawa urusan partai ke pengadilan, karena kami bukan pejabat administrasi pemerintahan," demikian Herzaky.

Sejauh ini, eks Demokrat yang telah melayangkan gugatan ke pengadilan adalah Jhoni Allen Marbun. Dalam perkara nomor 135/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst, Jhoni Allen menggugat Ketum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, Sekjen Demokrat Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan ke PN Jakarta Pusat.

Bahkan rencananya, Marzuki Alie yang sebelumnya telah dipecat Demokrat juga akan melayangkan gugatan ke pengadilan hari ini.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya